"Diduga hilangnya di kawasan Cigudeg, Bogor. Bahan peledak berbahan dasar Amonium Nitrat tersebut biasa dipergunakan untuk melakukan kegiatan bom ikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Kamis (27/6/2013).
Dinamit itu terdaftar memiliki surat-surat dan berita acara pengambilannya dari gudang di Subang lengkap dan sah. "Ketika tiba di Marunda sempat dicek dan tidak ada barang yang hilang," terang Rikwanto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Polisi mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan dinamit tersebut agar melaporkan ke petugas. Karena kalau sampai jatuh ke tangan yang salah bisa berakibat fatal," imbuhnya.
Truk bernopol T 8952 ini bersama 3 truk lain membawa dinamit komersil milik PT MNK yang diambil dari Gudang Handak Kalijati Subang dan rencananya akan diantarkan menuju Bogor ke PT Batusarana Persada. Dinamit itu diperkirakan hilang siang tadi.
"Pihak kepolisian sendiri telah memeriksa sejumlah saksi termasuk sopir dan kenek truk tersebut. Penyelidikan ditekankan pada perkiraan kemana larinya bahan peledak yang raib itu," tutupnya.
(mei/ndr)










































