"Suatu saat di Dumai ada enam wartawan dari Singapura dan Malaysia melihat langsung. Saya katakan yang paling menderita adalah rakyat kita. Rumahnya, kebunnya, pertaniannya, kebun nanasnya," ujar Menhut Zulkifli Hasan.
"Kita yang paling rugi jadi tidak mungkin kita ini melakukan dengan sengaja," tegas Zulkifli yang ditemui di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (27/6/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
.
Setidaknya ada sembilan perusahaan yang diduga melakukan pembakaran lahan yang akhirnya mengakibatkan kabut asap tersebut. Proses hukum terhadap mereka sepenuhnya akan dilakukan oleh polisi.
"Biarlah ini kita serahkan kepada kepolisian karena ini mereka yang berhak untuk melakukan penyelidikan. Oleh karena itu kita sudah minta agar aparat kepolisian kita bergerak cepat dan bertindak keras dan tegas," papar menhut.
(ega/lh)










































