Mendiknas Akan Minta Menkeu Revisi RAPBN
Kamis, 21 Okt 2004 18:40 WIB
Jakarta - Menteri Pendidikan Nasional (mendiknas) Bambang Sudibyo akan meminta menkeu untuk merevisi RAPBN 2005. Pasalnya, dalam RAPBN anggaran pendidikan hanya 5,5 persen dari total RAPBN atau sekitar Rp 20,21 triliun.Hal itu diungkapkan Bambang usai sertijab mendiknas dari Malik Fajar kepada dirinya di Depdiknas, Jl. Sudirman, Jakarta, Kamis (21/10/2004). "Saya akan melihat program konsolidasi fiskal menkeu. Saya kira, saya akan minta mereka untuk merevisi RAPBN sehingga anggaran untuk Depdiknas bisa bertambah," ujarnya.Dikatakan Bambang, pihaknya akan meminta menkeu menambah anggaran pendidikan sebesar Rp 20 triliun sehingga dalam RAPBN mencapai 10 persen. Diakui Bambang, untuk mencapai anggaran pendidikan 20 persen dari RAPBN seperti yang dimanatkan konstitusi tidak mungkin dipenuhi tahun ini. "Itu perlu bertahap," katanya. Bambang menambahkan dirinya akan merumuskan bagaimana menggiring dunia usaha berpartisipasi dalam dunia pendidikan. Caranya, dengan memberikan stimulasi. "Kalau perlu diberikan insentif bagi swasta untuk ikut membiayai proses pendidikan," ungkapnya. Apakah Depdiknas akan memberikan pendidikan gratis? "Bisa gratis utuk segmen tertentu masyarakat yang pantas diprioritaskan. Kepada orang kaya tidak akan diberikan pendidikan gratis," jawabnya.
(rif/)











































