Mentan Prioritaskan Pencegahan Impor Produk Pertanian
Kamis, 21 Okt 2004 18:20 WIB
Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Anton Aprianto akan memprioritaskan pencegahan impor produk pertanian ilegal yang menyebabkan harga produksi pertanian jatuh. Hal itu disampaikan Anton usai serah terima jabatan (sertijab) dengan Bungaran Saragih di Auditorium Departemen Pertanian, Jl. Ragunan, Jakarta, Kamis (21/10/2004). Sertijab dihadiri pejabat eselon satu dan dua serta keluarganya. "Secara normal harga diserahkan kepada pasar. Namun kita akan melakukan upaya-upaya jangan sampai petani kita bangkrut dengan produk impor. Kita akan melakukan pengawasan untuk mencegah masuknya produk impor ilegal," kata Anton. Prioritas lainnya terjaminnya makanan halal tanpa gejolak harga dan menghilangkan pungutan liar terhadap petani. Dalam 100 hari ke depan, Deptan akan berkonsentrasi memperbaiki ketersediaan kebutuhan publik, hubungan daerah dan negara, pembangunan infrastruktur yang strategis dan pengujian mutu standarisasi. "Perubahan harus dilakukan secara terus menerus. Saya berharap dalam 100 hari ke depan kita telah mulai menunjukkan perubahan tersebut yang menyangkut aspek-aspek perkembangan sumber daya manusia pertanian," katanya.
(iy/)











































