"Kedua kepala negara akan menyaksikan penandatanganan MoU kerjasama pertanian serta perjanjian di bidang ekstradisi dan mutual legal assistance," ujar Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional, Teuku Faizasyah melalui siaran pers yang diterima detikcom, Rabu (26/6/2013).
Kedua MoU ini diharapkan akan memperkuat komitmen RI dan Vietnam untuk saling membantu dalam penanganan kasus-kasus yang mengkait kedua negara. Sebelumnya MoU kerja sama pemberantasan korupsi juga telah ditandatangani antara Komisi Pemberantasan Korupsi Indonesia dan Inspektorat Pemerintah Vietnam pada tanggal 27 Mei 2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teuku mengatakan, hubungan bilateral RI dan Vietnam telah menunjukkan peningkatan berarti dalam beberapa tahun terakhir. RI dan Vietnam telah menyepakati Kemitraan Komprehensif sejak tahun 2003.
"Di bidang ekonomi misalnya, kedua negara diharapkan akan dapat mencapai target perdagangan 5 miliar dolar AS sebelum tahun 2015," ungkapnya.
Harapan ini, menurutnya sejalan dengan kecenderungan peningkatan perdagangan bilateral, yaitu mencapai 4,8 miliar dolar AS pada tahun 2012. Sementara pada tahun sebelumnya mencapai 4,7 miliar dolar AS.Β
(kff/fdn)











































