"Ya ditanya proses perkenalan dengan pak Andi, saya jelaskan tadi ke penyidik," ujar Aris Mandji di gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (26/6/2013).
Aris yang mengenakan baju putih bergaris itu menjelaskan, penyidik KPK memberikan 20 pertanyaan. Penyidik juga mencecarnya tentang proses pemenangan PT Adhi Karya sebagai pemenang tender pembangunan proyek wisma atlet Hambalang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Aris, PT Adhi Karya yang merupakan BUMN dijadikan sapi perah oleh para penentu kebijakan. Perusahaan plat merah itu telah dimanfaatkan oleh sejumlah oknum di DPR dan pemerintahan untuk mendapat keuntungan pribadi.
Ketika ditanya kedekataannya dengan mantan Direktur Operasional PT Adhi Karya yang juga menjadi tersangka dalam kasus Hambalang, Teuku Bagus Mohammad Noor, Aris Mandji menjawab diplomatis.
"Oh tidak ada kalau itu. Sama sekali. Karena persoalan Teuku Bagus, saya pikir orang DPR semua tahu dia," pungkasnya.
(fem/fdn)











































