Hamzah Mengaku 3 Kader PPP Masuk Kabinet

Hamzah Mengaku 3 Kader PPP Masuk Kabinet

- detikNews
Kamis, 21 Okt 2004 16:20 WIB
Jakarta - Ketua Umum DPP PPP Hamzah Haz mengaku tiga kader partainya masuk kabinet Indonesia Bersatu pimpinan SBY-Kalla. PPP patut bersyukur. Hal ini disampaikan Hamzah Haz kepada wartawan seusai memimpin rapat Pimpinan Harian Pusat (PHP) PPP di sekretariat DPP PPP, Jl. Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (21/10/2004). "Hari ini, kita memang rapat evaluasi mengenai kabinet. Kami berterima kasih, ternyata kader PPP ada 3 orang," kata Hamzah. Tiga menteri yang merupakan kader PPP, kata Hamzah, adalah Suryadarma Ali, Sugiharto, dan Bachtiar Chamsyah. "Ada yang resmi kita sampaikan, yaitu Pak Suryadarma Ali. Ada yang tidak resmi, Pak Sugiharto. Dan ada yang ditunjuk langsung, yaitu Pak Bachtiar Chamsyah. Alhamdulillah. Tadinya dua, malah dapat tiga," kata Hamzah berseri-seri. Sebelumnya, PPP secara resmi menyodorkan empat nama calon menteri ke SBY. Mereka adalah Zarkasih Noer, Alimarwan Hanan, Endin AJ Soefihara, dan Suryadarma Ali. Dari empat nama calon menteri yang dikirimkan resmi DPP, hanya Suryadarma yang diambil. Atas hanya dipilihnya satu dari empat nama calon menteri itu, Hamzah tetap menghormati Presiden SBY. "Bukan soal puas atau tidak puas. Tapi, kita menghormati hak prerogatif presiden. Dan tentu, bagi yang tidak terpilih, tidak perlu berkecil hati," ungkapnya. Dengan masuknya kader PPP sebagai kabinet, kata Hamzah, PPP tetap tidak akan keluar dari Koalisi Kebangsaan. "Kami tidak pernah ada secara formal untuk menyatakan keluar dari Koalisi Kebangsaan. Kita tetap jalan seperti dulu. Cuma nanti tergantung pada kepentingan yang sama," ungkapnya. Meski kader PPP menjadi anggota kabinet, kata Hamzah, PPP di parlemen akan tetap kritis terhadap pemerintah. "Yang jelas, kita akan terus melihat evaluasi selama 100 hari pertama pemerintahan ini. PPP di DPR akan tetap kritis dan kami meminta pemerintah bisa memberikan matriks dalam 100 hari pertama," pinta Hamzah. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads