Terkait Suap Di Jajaran Polri, Mabes Polri Periksa Rudi Sutopo
Kamis, 21 Okt 2004 15:45 WIB
Jakarta -
Mabes Polri akan meminta kembali keterangan terdakwa kasus pembobolan BNI sebesar Rp 1,7 triliun, Rudi Sutopo. Pemeriksaan dilakukan berkaitan dengan pengakuan Rudi bahwa Adrian Waworuntu memberi Rp 180 juta kepada Brigjen Pol Samuel Ismoko sebagai uang saku perjalanan dinas ke Bangkok Thailand. "Divisi profesi dan pengamanan Mabes Polri akan melanjutkan pemeriksaan Rudi Sutopo," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Paiman kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo No. 3 Jakarta Selatan, Kamis (21/10/2004). Paiman menjelaskan, sebelumnya penyidik polri sudah memeriksa Rudi beberapa waktu lalu di LP Cipinang. Namun pemeriksaaan terpaksa ditunda sehubungan dengan penyakit yang tengah diderita Rudi. "Pada pemeriksaan pertama, Rudi mengalami vertigo sehingga pemeriksaan ditunda dan penyidik pulang," jelas Paiman. Sebelumnya Paiman menjelaskan pemeriksaan terhadap Rudi diperlukan untuk pemeriksaan internal penyidik di jajaran badan reserse kriminal mabes polri, termasuk Kepala Bareskrim Komjen Polisi Suyitno Landung dan Samuel Ismoko. Paiman menjelaskan, keterangan dari Rudi akan menjadi bukti untuk membongkar perkara suap di jajaran polisi. Sebelumnya, terpidana pembobol BNI lainnya, Nirwana Ali, Pejabat BNI cabang Kebayoran Baru yang pernah ditahan bersama-sama dengan Adrian, mengatakan bahwa ruang tahanan mabes polri dan ruang bareskrim direnovasi, antara lain, penggantian AC, TV Flat 29 inci, kabel indovision, kulkas dan kasur baru untuk ruang jaga. Ismoko Dicopot Karena Tidak CakapDalam kesempatan yang sama, Paiman juga membantah bahwa pergantian jabatan Direktur II Eksus Bareskrim yang semula dijabat oleh Brigjen Pol Samuel Ismoko tidak berhubungan dengan dugaan suap yang kini tengah ditangani propam. Menurutnya, Ismoko dicopot dari jabatannya semula karena dianggap kurang cakap oleh pimpinan. "Pergantian ini adalah berdasarkan penilaian pimpinan yang menganggap beliau kurang cakap memimpin anggotanya," ujar Paiman berkelit.Samuel Ismoko sendiri sejak tanggal 18 oktober 2004 telah ditempatkan di pos baru yaitu Kepala Biro Pembinaan Operasi di Deputi Operasinal Polri. Sedangkan untuk posisi Dir II Eksus akan diisi oleh Andi Chaeruddin yang semula menjabat sebagai Kepala Biro Pembinaan Operasi di Deputi Operasinal Polri.
(dni/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
