Keterangan yang diperoleh menyebutkan, angin kencang itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, Selasa (25/6/2013). Sekejap saja rumah-rumah warga yang berada di Kecamatan Lae Parira dan Kecamatan Berampu berterbangan atap-atapnya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dairi, Maruli Barasa menyatakan, pendataan sementara tengah dilakukan, namun terkendala listrik yang padam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan Barasa, akibat angin kencang ini areal tanaman padi milik warga juga mengalami kerusakan. Batang padi rubuh tersapu angin.
BPBD dan pemerintah setempat untuk sementara kesulitan melakukan pendataan menyeluruh karena situasi yang gelap. Rencananya proses pendataan maupun penanganan lanjutan akan dilanjutkan pada Rabu (26/6/2013) besok.
(rul/ndr)











































