Fahmi Idris Konsentrasi pada THR, PHK dan TKI
Kamis, 21 Okt 2004 14:01 WIB
Jakarta - Sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakerstrans) yang baru, Fahmi Idris akan konsentrasi pada tiga isu, yaitu Tunjangan Hari Raya (THR), Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri."Pertama, THR harus ditunaikan secara tepat waktu dan benar formulanya. Walaupun ada perusahaan yang secara ekonomi tidak mampu membayar THR, harus tetap menghitung formulanya," kata Fahmi pada wartawan usai melakukan serah terima jabatan (sertijab) Jacob Nuwa Wea kepada dirinya di Gedung Depnaker, Jl.Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (21/10/2004). Fahmi ditanya program prioritasnya 100 hari ke depan."Kedua, untuk tidak dilakukan PHK massal dalam 100 hari ini. Bila ada, akan saya ajak berunding terlebih dahulu," sambungnya.Isu ketiga adalah masalah penempatan TKI di luar negeri. Berdasarkan UU Penempatan TKI, maka akan dibentuk lembaga lintas departemen dan akan mengurus TKI mulai dari rekrutmen hingga kembali ke daerahnya. Tujuannya meningkatkan kesejahteraan pekerja, meningkatkan martabat Indonesia di negara tujuan, dan memperoleh devisa.Mengenai akan dipulangkannya 700 ribu TKI dari Malaysia pada musim Idul Fitri ini, Fahmi menyatakan, hal ini sudah dibicarakan dengan SBY. "Dan kemarin Pak SBY sudah membicarakannya dengan Bapak Abdullah Badawi. Permasalahan ini akan dibicarakan di level kepala negara. Dalam 3 hari ini saya akan membentuk tim khusus pemulangan TKI," papar kader Golkar yang dipecat Akbar Tandjung ini.Ditanya atas penunjukkannya kembali sebagai Menaker, mengaku biasa saja. "Ya biasa saja," kata Menaker era BJ Habibie ini.Sementara, dalam sambutan sertijab, Jacob Nuwa Wea menyatakan, dia menyadari selama 3 tahun 2 bulan 10 hari ini, masih banyak yang belum diselesaikannya. "Mudah-mudahan Pak Fahmi dapat bekerja keras," harapnya. Pukul 13.30 WIB, Fahmi Idris langsung memimpin rapat dengan anak buahnya sedangkan Jacob Nuwa Wea kembali ke kediamannya.Suasana sertijab berlangsung biasa saja meski keduanya dari dua koalisi yang berseberangan. Bahkan Jacob sempat tertawa terbahak-bahak setelah meneken berita acara sertijab. Setelah bersalaman dengan para tamu, Fahmi juga langsung memimpin rapat. Tidak ada acara hiburan apa pun.
(nrl/)











































