Bicarakan Embargo Militer, Menhan Juwono akan ke AS

Bicarakan Embargo Militer, Menhan Juwono akan ke AS

- detikNews
Kamis, 21 Okt 2004 13:19 WIB
Jakarta - Belum genap sehari dilantik, Menhan Juwono Sudarsono berniat segera terbang ke AS. Dia ingin membicarakan sanksi embargo militer yang dijatuhkan kepada TNI karena dianggap melanggar HAM.Menurut Juwono, jika Indonesia memiliki perlengkapan yang lengkap, maka dapat lebih menghormati HAM. "Kita harus terus menjelaskan kepada mereka bahwa dalam jangka panjang itu akan merugikan mereka sendiri. Kalau Indonesia diberi perlengkapan lengkap, maka bisa menghormati HAM," papar Juwono usai dilantik Presiden SBY di Istana Negara, Jl.Veteran, Jakpus, Kamis (21/10/2004)."Kalau mereka mengembargo, kemungkinan terjadi pelanggaran (HAM), lebih banyak," komentar Juwono. Namun sekarang sudah ada forum dialog pertahanan bilateral sehingga hubungan militer RI-AS membaik. "Sekarang kan ada forum itu. Kita terus upayakan agar hubungan militer keduanya bisa dicairkan dalam waktu dekat," harap Juwono.Namun demikian, ada kesulitan di AS karena kongres dan LSM-nya banyak mengkritik prajurit Indonesia atas pelanggaran HAM berat. "Itu agak unfair. Karena seringkali pemberitaan tentang hal itu sama sekali tidak berimbang," pendapat pria bergelar profesor ini. Untuk itu, Juwono akan berangkat ke AS untuk menyelesaikan masalah ini. "Insya Allah saya coba ke sana untuk bicara dengan Kongres, Menhan, dan LSM, untuk menjelaskan situasi yang dihadapi oleh para prajurit kita. Tidak semudah itu untuk menilai mereka sebagai pelanggar HAM," demikian Juwono.Seperti diketahui, AS mengembargo TNI karena TNI dianggap melakukan pelanggaran HA di Timtim. Ada tiga komponen yang diembargo AS yaitu pendidikan militer, dalam persenjataan yang tidak membunuh seperti rompi, dan persenjataan yang membunuh.Saat ini yang diembargo hanya pada persenjataan yang membunuh. Dalam kerjasama pendidikan militer dan persenjataan yang tidak membunuh seperti rompi, telah dibuka. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads