Salah seorang tetangga, Fatimah, yang juga berjualan bakso di depan rumah keluarga Darin yang berada di Kebon Nanas, Jakarta Timur mengaku sama sekali tidak pernah melihat keberadaan Darin di rumahnya.
"Saya nggak pernah lihat si Darin," ujar Fatimah saat ditemui detikcom, Senin (24/6/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rumah milik keluarga Darin di wilayah tersebut memang terlihat sepi. Sempat terlihat ibunda Darin, Mufida yang biasa dipanggil Umi yang hendak masuk ke rumah tersebut. Namun ketika melihat keberadaan wartawan, Mufida langsung memacu motornya meninggalkan rumah, entah ke mana.
"No comment," ucap Mufida saat dimintai komentar oleh detikcom.
Beberapa saat kemudian, Mufida kembali ke rumah tersebut namun tanpa komentar. Terakhir kali, dia keluar rumah untuk membuang sampah pada pukul 19.15 WIB. Namun lagi-lagi dia bungkam.
Sementara itu, rumah yang berlokasi di sekitar Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, yang pernah ditempati keluarga Darin juga terlihat sepi. Hanya ada kerabat pemilik rumah kontrakan tersebut yang mendatangi rumah yang berukuran besar tersebut.
"Di dalam sudah kosong. Terus katanya sudah mau dioper per tanggal 1 Juli besok," tutur Paul yang merupakan adik pemilik rumah kontrakan tersebut.
Hari ini, ayah Darin, Ziad Baladzam hadir dalam sidang perdana Luthfi Hasans di Pengadilan Tipikor. Kepada wartawan, Ziad mengaku dirinya tak menyembunyikan anaknya. Menurutnya, Darin selama ini berada di rumah.
"(Darin) Di rumah. Saya tak menyembunyikan, tapi saya dan Darin cari-cari universitas di luar kota karena kan Darin habis ini mau kuliah," kata Ziad Baladzam usai menghadiri persidangan Luthfi Hasan di Pengadilan Tipikor.
Jaksa menyebut Darin dan Luthfi menikah pada Desember 2012. Sedang menurut Ziat, putrinya menikah secara agama pada Agustus 2012. Pernikahan tersebut akan didaftarkan ke KUA setelah Darin lulus kuliah.
(nvc/trq)











































