Perampok Spesialis Minimarket di Semarang Dibekuk

Perampok Spesialis Minimarket di Semarang Dibekuk

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 24 Jun 2013 17:48 WIB
Perampok Spesialis Minimarket di Semarang Dibekuk
Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Semarang - Polsek Gajahmungkur Semarang berhasil membekuk tiga anggota komplotan perampok yang kerap beraksi di jalanan dan minimarket. Salah satu tersangka, Priyo Budiawan (26) ditembak kaki kanannya ketika hendak dibekuk di kosnya.

Priyo dan dua temannya Ryan Santika Pandu Oetomo (30) dan Nisfu Abidis Syafaat (20) ditangkap sekitar 30 menit setelah melakukan perampokan di Indomaret Jl. Sriwijaya Semarang. Menurut pengakuan Priyo, ia melakukan aksi sekitar pukul 03.30 dini hari tadi. Dengan mengenakan penutup muka, Priyo dan Nisfu masuk ke toko, sementara Ryan menunggu di luar siap dengan motornya.

"Saya sama dia (Nisfu) masuk, dia (Ryan) jaga di luar. Di dalam saya todongkan golok terus minta barang sama uang," kata Priyo saat gelar kasus di Mapolsek Gajahmungkur Semarang, Senin (24/6/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah memperoleh beberapa bungkus rokok, makanan, minuman dan uang, mereka kabur. Namun dari hasil penyelidikan dan rekaman CCTV, 30 menit kemudian keberadaan pelaku sudah diketahui. Saat itu terjadi keributan di tempat kos pelaku yang ternyata berjarak tidak lebih dari 100 meter dari minimarket yang menjadi target.

"Sudah tidur waktu itu. Terus ada ribut-ribut saya bangun, buka pintu dan nanya ada apa ribut-ribut. Eh, ternyata yang dicari saya," ujar Priyo.

"Lagi apes, ternyata penjaga toko kenal saya. Padahal saya pakai penutup muka baru sekali, sebelumnya enggak pake," imbuhnya.

Menurut pengakuan tiga orang pelaku, mereka sudah merampok 3 minimarket dalam 3 hari terakhir. Namun mereka juga sering bekerja dengan komplotan yang berbeda. Sasaran mereka adalah pengguna jalan dan minimarket yang buka 24 jam.

"Sasaran minimarket sama pejalan lewat. Kalau minimarket, yang bukanya 24 jam," akunya.

Dari catatan kepolisian, setidaknya Priyo sudah melakukan perampokan di 9 lokasi di Semarang bersama dua orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) yaitu Anto dan Glempo. Sedangkan Ryan bersama DPO lainnya, Kendil diketahui sudah melakukan aksi serupa di 7 lokasi.

"Kalau saya sudah berkali-kali, banyak," tandas Ryan.

Dari tangan tersangka diamankan barang bukti berupa 32 bungkus rokok, 5 slop rokok, uang Rp 1,2 juta, beberapa batang cokelat, dua botol miras dan dua senjata tajam.

"Sebelum aksi minum dulu," ujar Ryan.

Kapolrestabes Semarang Kombes Elan Subilan mengatakan para pelaku tergolong nekat karena dengan postur tubuh yang kecil mereka melakukan perampokan. Mereka mengandalkan pedang sepanjang 50 cm dan golok dalam aksinya.

"Kecil, nekat. Andalannya golok panjang, sasarannya rokok, makanan minuman, uang dan handphone," kata Elan.

Ia mengimbau agar petugas jaga minimarket untuk malam hari agar dibekali ilmu melawan tamu yang berniat jahat. Selain itu CCTV juga harus dimaksimalkan penggunaannya.

"Yang jaga jangan anak kecil-kecil, pasang CCTV. Petugas yang jaga harus mampu melawan tamu jahat, kan ga semua tamu baik," tegasnya.

(alg/trw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads