SBY: Bedakan Korban Narkoba dengan Penjahat Narkoba

SBY: Bedakan Korban Narkoba dengan Penjahat Narkoba

Mega Putra Ratya - detikNews
Senin, 24 Jun 2013 17:37 WIB
SBY: Bedakan Korban Narkoba dengan Penjahat Narkoba
Presiden SBY bersama 3 tokoh agama penerima penghargaan Hari Anti Narkoba.
Jakarta - Pemberantasan peredaran narkoba sama pentingnya dengan menyembuhkan para pecandu narkoba. Karena targetnya berbeda, maka harus ada perbedaan metode penanganan untuk korban narkoba dengan penjahat narkoba.

"Saya melihat masyarakat kurang bisa membedakan, mana saudara-saudara kita yang tergolong sebagai korban, dan siapa-siapa yang boleh dikatakan sebagai penjahat bidang narkoba ini," ujar SBY dalam pidato peringatan Hari Anti Narkotika Internasional di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Senin (24/6/2013).

Menurut SBY jika tidak memahami perbedaan keduanya makan solusinya pun akan keliru. Banyak generasi Indonesia termasuk anak-anak yang menjadi korban padahal tidak ada niat kejahatan dan tidak ada kejahatan yang mereka lakukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tetapi lingkaran mereka itu menjadi korban. Terhadap mereka itu, solusinya adalah diterapi, disembuhkan dibimbing kembali di masyarakat agar dia punya masa depan. Ini sama seperti menegakkan hukum, menjaring dan menjerat penjahat narkoba," papar SBY.

Presiden SBY mengapresiasi para tokoh agama yang ikut meberantas narkoba dan melakukan rehabilitasi kepada korban narkoba. Menurut SBY
anak-anak indonesia korban narkoba sudah kehilangan masa lalunya, jangan sampai kehilangan masa depannya.

"Solusinya, bukan lapas tapi bimbing kembali. Konsepnya bukan hukum tapi diselamatkan. Sehingga di lingkungan itu terjadi pertobatan dan kembali ke jalan yang benar. Kalau konsepnya dihukum bisa keluar dari kehidupan yang baik," paparnya.

(ega/lh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini