"Wajar kalau ada satu atau dua yang masih masalah, rakyat kita kan banyak. Tetapi pembagian ini lebih bagus dibanding BLT yang sebelumnya," kata Ketua Harian Partai Demokrat, Syarief Hasan, di sela Temu Karya Nasional ke-V Relawan PMI di Bendungan Selorejo, Malang, Jawa Timur, Senin (24/6/2013).
Dia menyakinkan, jajaran pemerintah terus melakukan perbaikan terhadap metode penyaluran Balsem di daerah. Mulai dari menambah pos pembagian agar lebih dekat ke tempat tinggal penerima dan memastikan penerimanya adalah orang yang memang berhak mendapatkan bantuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Responnya bagus, semua rakyat berterimakasih sebab BLSM sangat dibutuhkan. Kalau ada yang mengatakan tidak butuh, itu pasti orang mampu," ujar Syarief yang di dalam KIB II menjabat sebagai Menkop UKM ini.
Program kompensasi Balsem, Bantuan Siswa Miskin (BSM), Raskin, dan Program Keluarga Harapan (PKH) digulirkan untuk mengantisipasi inflasi akibat kenaikan harga BBM. Balsem dibagikan selama 4 bulan karena inflasi diprediksi akan terjadi selama 3 bulan pasca kenaikan.
(iqb/lh)











































