Pengumuman Kuis Mega Rp 14,1 M Ternyata Lewat Website
Kamis, 21 Okt 2004 11:55 WIB
Jakarta - Hingga kini belum ada statemen resmi mengapa pengumuman ribuan pemenang Kuis Mega Rp 14,1 miliar batal diiklankan di 32 media massa cetak. Tapi ternyata penyelenggara malah mengumumkannya lewat sebuah website.Menurut informasi yang diterima detikcom, pengumuman di website itu telah bisa diklik pada pukul 00.22 WIB, Kamis (21/10/2004). Dalam website itu terpampang daftar pemenang dari semua provinsi di seluruh Indonesia.Bila Anda adalah peserta sayembara dari Jakarta, silakan klik di fitur provinsi DKI Jakarta. Demikian juga ketika Anda berasal dari Jawa Tengah, silakan klik fitur Jawa Tengah. Penyelenggara undian bertajuk Indonesia Sukses itu mengklaim bahwa jumlah pemenang sebanyak 1.596 orang. Di setiap provinsi terdapat pemenang utama Rp 100 juta sebanyak 3 orang.Namun pemenang hadiah utama itu hanya dicantumkan nama dan nomor identitas, kota dan kode posnya saja. Tidak ada alamat lengkap. Sedangkan mereka yang meraih hadiah Rp 3 juta, tiap provinsi jumlahnya 60 orang, alamatnya disebut komplet. Misalnya saja pemenang asal Jakarta bernama Ario Santoso dengan No KTP.09.5307.260386.7018, beralamat di Jl.H.Salim II/31 RT.03/01, Gandarian Utara - Kebayoran Baru, Jakarta 12140.Sayangnya, situs itu tidak menjelaskan bagaimana cara para pemenang bisa mengantongi hadiah yang menjadi haknya itu. Misalnya saja, apakah pemenang akan dihubungi per surat atau wajib membuka rekening di bank sponsor tertentu, atau bagaimana.Yang lebih unik, di akhir website itu dipasangi peringatan "Daftar pemenang ini hanya merupakan informasi. Apabila terdapat perbedaan dengan pengumuman di media lain, yang dianggap benar adalah data yang tercatat di kantor Notaris."Yang jelas, keberadaan website itu sebelumnya tidak pernah dipromosikan penyelenggara undian sehingga keberadaannya cukup mengagetkan. Dalam rilis terakhirnya, penyelenggara menyatakan pengumuman akan dilakukan di 32 media massa cetak. Upaya detikcom mengkonfirmasi ke Yayasan IMM sebagai penyelenggara sayembara pendidikan belum membuahkan hasil. Ketika kantornya di Jl.Tangkas Baru, Jakarta, dikunjungi pukul 10.30 WIB -- karena upaya menghubungi lewat telepon tidak berhasil -- suasana kantor tampak sepi. Dua pegawai yang terlihat tidak menampakkan kesibukan berarti. detikcom yang menanyakan soal pengumuman undian, diminta menunggu di luar ruangan dan pintu ditutup. Beberapa saat kemudian seorang pegawai menyatakan bahwa Direktur Yayasan IMM Ignas Iryanto tidak ada di kantor itu, sedang rapat. Kalau ingin konfirmasi, harus bikin janji dulu.Ditanya tentang pengumuman yang batal disebar di media massa hari ini, pegawai itu menolak berkomentar. "Silakan langsung tanya ke Pak Ignas," kata pegawai itu.
(nrl/)











































