PPP Gelar Rapat Sikapi Kabinet SBY-Kalla
Kamis, 21 Okt 2004 11:33 WIB
Jakarta - Kabinet SBY-Kalla yang bernama Kabinet Indonesia Bersatu telah diumumkan. PPP langsung menggelar rapat untuk mencermati susunan kabinet itu. Rapat digelar Kamis (21/10/2004) di sekretariat DPP PPP, Jl. Diponegoro, Jakarta Pusat. Sampai pukul 11.00 WIB, sudah hadir 22 dari 36 Pimpinan Harian Pusat (PHP) DPP PPP. Rapat dipimpin Ketua Umum PPP Hamzah Haz. Selain Hamzah, pengurus PPP yang hadir, antara lain Endin AJ Soefihara, Hazrul Azwar, Zarkasih Noer, Yudo Paripurno, Andi Galib, Yunus Yosfiah, Lukman Hakim Saefuddin, Habil Marati, dan lain-lain. Belum ada pengurus PPP yang dimintai komentarnya mengenai agenda rapat tersebut. Namun, berdasarkan undangan rapat yang kopinya diterima detikcom, rapat itu beragendakan 'Menyikapi Susunan Kabinet'. Surat undangan yang dikirim kepada anggota PHP itu ditandatangani Sekretaris PHP Abdurahman Syagaf. Menurut sumber-sumber di PPP, rapat ini digelar untuk menyikapi susunan kabinet SBY-Kalla, karena dari sejumlah calon menteri yang disodorkan PPP kepada SBY, hanya satu yang diterima, yaitu Suryadarma Ali. Dalam susunan kabinet, Suryadarman menjadi menteri koperasi dan UKM yang sebelumnya juga dipegang oleh Alimarwan Hanan, kader PPP juga. Nah, PPP berencana menanyakan kepada SBY-Kalla, mengapa PPP hanya mendapat 1 kursi. Padahal, kesepakatan yang terjadi, PPP minimal akan mendapat jatah 2 kursi menteri. Nama Bachtiar Chamsyah yang ditunjuk SBY sebagai menteri sosial, menurut sumber itu, bukan atas usulan PPP. Apalagi, Chamsyah sudah keluar dari PPP. "Ini yang akan dibahas, apakah perlu PPP menarik diri atau tidak," kata sumber itu.
(asy/)











































