Minimnya tempat hiburan atau nongkrong, maka bundaran air mancur depan Kantor Walikota Pekanbaru dijadikan pusat nongkrong. Padahal lokasi bundaran itu kini menjadi jalur cepat karena tersambung jembatan layang.
Pun begitu, malam mingguan sejumlah warga memanfaatkan untuk nongkrong disana dengan memarkirkan kendaraan roda duanya dijalur cepat. Asap tebal dari imbas kebakaran lahan seakan tak dihiraukan. Malam ini, asap terlihat lebih pekat dibanding malam sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah Maghrib tadi listrik di kawasan kami padam. Tidak jelas apa penyebabnya. Ini sudah berlangsung sepekan ini. Kalau tidak malam, ya siang, kalau tidak sore hari," keluh Simong pemilik ruko kepada detikcom.
Kabut asap malam ini juga menyesakan dada dan membuat mata perih. "Jangankan diluar, di dalam rumahpun asap masuk," kata Edi Satria warga Pekanbaru.
Soal pemadaman listrik, Manager PLN Wilayah Riau-Kepri sebelumnya kepada detikcom menyebutkan kondisi itu karena adanya kerusakan pembangkit PLTU Ombili di Sumatera Barat. Di samping itu adanya perawatan rutin pembangkit di PLTA Koto Panjang.
(/)










































