Suka Mak Mariyem dan Duka Tuti Soal Balsem

Suka Mak Mariyem dan Duka Tuti Soal Balsem

- detikNews
Sabtu, 22 Jun 2013 09:53 WIB
Suka Mak Mariyem dan Duka Tuti Soal Balsem
Jakarta - Sekitar 30 warga Kebon Jeruk mengantre bantuan langsung sementara masyarakat (balsem) di kantor pos. Rencananya di wilayah tersebut akan ada sekitar 1.700 warga yang akan menerima Balsem.

"Ada sekitar 1.700 orang yang akan menerima," ujar seorang petugas kantor pos yang sibuk menerima berkas warga di Kantor Pos Jalan Meruya Ilir, Jakarta Barat, Sabtu (22/6/2013).

Berdasarkan pantauan hingga pukul 09.15 WIB, kebanyakan kaum ibu yang mengantre balsem. Mereka membawa berkas seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), dan Kartu Perlindungan Sosial (KPS). Sementara itu terlihat 3 petugas yang tengah memproses berkas warga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pembagian BLT tersebut, ada warga yang ditolak petugas karena tidak membawa berkas lengkap. Salah satunya Tuti Suryani, (27), ia ditolak karena KK dan KPS yang dibawanya berbeda.

"Suami saya udah meninggal dua tahun lalu, jadi KK saya beda sama KPS yang atas nama suami saya," jelas Tuti. Sedangkan, di KK lamanya, tidak ada nama Tuti.

Beda dengan Tuti, Mariyem (61) yang sehari-harinya bekerja sebagai pengamen di Tomang dan Harmoni datang sejak pukul 08.00 WIB, berkasnya langsung diterima petugas. Dia mendapat nomor antrean pertama.

"Sebenarnya dengan 150 ribu sih masih kurang ya, apalagi ini mau Lebaran. Tapi enggak apa-apa deh, tetep bersyukur aja," kata janda satu anak ini.

Seperti diketahui, Balsem akan dikucurkan dalam kurun 4 bulan. Tiap bulan nilainya Rp 150 ribu. Namun akan dikucurkan hanya dua kali. Masyarakat diimbau agar tidak terburu-buru mencairkan dana Balsem. Sebab paket bantuan Balsem dapat diambil hingga 2 Desember 2013.


(vta/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads