Antrean terjadi sejak pukul 17.00 WIB tadi, namun tak terlalu mencolok. Hanya sekitar 10-15 kendaraan roda empat dan puluhan motor yang mengantre untuk mengisi bahan bakar. Namun semakin malam, antrean semakin mengular dan hampir menutup sebagian jalan Kapt Tendean arah Gatot Subroto.
"Antrean dari jam 5. Tapi masih terkontrol kalau melihat seperti ini, tidak terlalu ricuh," ungkap salah seorang anggota kepolisian yang sedang berjaga saat berbincang dengan detikcom di SPBU Perempatan Mampang ini, Jumat (21/6/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Asro, kebanyakan mereka mengisi kendaraannya penuh. Namun tak sedikit yang hanya mengisi ratusan ribu saja.
"Macem-macem sih pak, ada yang full, ada yang cuma Rp 150 ribu," katanyam
Tak ada kericuhan dari antrean yang terjadi ini. Tampak 5 orang dari aparat kepolisian berjaga-jaga bila nanti terjadi tindakan anarkis atau yang sejenisnya. Hingga pukul 20.30 WIB, antrean tampak terdiri dari hampir 50 sepeda motor dan tak kurang lebih dari 30 mobil menunggu giliran untuk mengisi bahan bakarnya.
Gardu pengisian di SPBU ini ada 5. Namun hanya 2 yang dipergunakan untuk melayani mobil dan kendaraan berbahan bakar premium, 1 untuk sepeda motor, sisanya biodiesel dan pertamax.
Β
Anda memiliki foto kondisi SPBU yang 'mengular' malam ini? Kirimkan foto dan ceritanya ke email: redaksi@detik.com. Jangan lupa cantumkan nomor telepon Anda.
(hen/gah)











































