Tarik Ulur Dikabarkan Warnai Penyusunan Kabinet SBY-JK

Tarik Ulur Dikabarkan Warnai Penyusunan Kabinet SBY-JK

- detikNews
Rabu, 20 Okt 2004 22:27 WIB
Jakarta - Penyusunan kabinet Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla diwarnai tarik ulur, terutama untuk pos menteri ekonomi. Kabarnya, inilah penyebab kenapa pengumuman kabinet diundur dari pukul 20.00 WIB menjadi 23.30 WIB, Rabu (20/10/2004).Kabar adanya tarik ulur dalam penyusunan kabinet ini beredar santer di kalangan wartawan yang menunggu saat pengumuman kabinet di Crendential Room Istana Merdeka, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta.Tarik ulur ini terkait penolakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) atas calon menteri yang pro-IMF. Untuk mengakomodasi aspirasi PKS kabarnya Rizal Ramli akan dijadikan Menkeu, sementara Sri Mulyani diposkan di Bappenas. Nah, kabarnya Sri Mulyani menolak kalau dijadikan Kepala Bappenas dan mengancam mundur. Sementara kalau dia mundur, Marie Pangestu juga mundur. Kabar lain menyebutkan Alwi Shihab dan Purnomo Yusgiantoro akan dipasang sebagai Menko. Alwi sebagai Menko Kesra dan Purnomo sebagai Menko Perekonomian.Benarkah kabar itu? Kita tunggu saja pengumuman kabinet sebentar lagi. Yang jelas Wapres Jusuf Kalla membantah ada calon menteri yang mengancam mundur.Bantahan ini disampaikan Kalla kepada wartawan di Credential Room, Rabu (20/10/2004) pukul 21.20 WIB. "Nggak, nggak ada," begitu jawabnya.Sementara soal mundurnya waktu pengumuman kabinet Kalla menyatakan itu karena masalah teknik. "Ini kan perlu ngetik. Ada jabatan, pangkat," jelasnya. (gtp/)


Berita Terkait