Hal itu diungkapkan Kepala Lapas Sukamiskin Bandung Giri Purbadi saat ditemui wartawan di Lapas Sukamiskin, Jalan AH Nasution, Kamis (20/6/2013).
Giri mengatakan, Nazaruddin sempat diperlihatkan majalah yang berisi berita soal itu. "Dia ketawa-ketawa aja waktu saya liatin beritanya," ujar Giri.
Ia pun menyatakan bahwa tuduhan seperti yang ada dalam pemberitaan tersebut tidak mungkin. Karena para penghuni lapas tidak memiliki fasilitas komunikasi.
"Kan enggak boleh pakai handphone. Gimana cara komunikasinya, ngatur bisnisnya," katanya.
Giri mengatakan mantan Bendahara umum Partai Demokrat itu selama ini bersikap baik dan santun. "Malah kasihan kalai dilihat secara manusiawi. Dia baik-baik saja kok," tutur Giri.
Nazar dipindahkan ke Lapas Sukamiskin sejak Mei lalu. Pihak keluarga pun telah menjenguk Nazaruddin beberapa kali. "Ketika menengok sama saja seperti yang lain, tapi kita kan tidak tahu apa yang disampaikan saat kunjungan," katanya.
Giri memastikan, Nazaruddin tak akan melakukan hal-hal seperti yang dituduhkan. Seluruh fasilitas Nazaruddin di dalam sel tahanannya pun telah diperiksa untuk memastikannya.
"Tidak ada itu (handphone-red). Hanya ada buku tebal-tebal, terus catatan-catatan biasa," pungkasnya.
(tya/ndr)











































