"Dia pakai bahasa inggris, itu pun masih belajar dia," kata Tifatul usai menghadiri acara ulang tahun Rakyat Merdeka di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Rabu (19/6/2013).
Tifatul tak mau bicara banyak mengenai kondisi partainya. Dia memilih menghindar.
Saat ini, PKS dikabarkan tengah retak. Di tingkat elite suasana tengah panas. Ada perseteruan antara kubu Tifatul dengan Anis.
Keretakan ini sebenarnya terjadi sudah lama. Tapi semakin meruncing dengan isu BBM. Anis berkeinginan Tifatul Cs mundur dari kabinet. Tapi Tifatul memilih bertahan. Tifatul juga berseberangan dengan apa yang disuarakan Anis soal penolakan kenaikan BBM.
Lontaran dan sindiran antara kedua kubu juga muncul ke publik. Yang terakhir, Mahfudz Siddiq meminta 3 menteri asal PKS bersikap santai soal kegalauan di kabinet.
"Pesan saya untuk tiga orang itu, santai aja, Bro," kata Wasekjen PKS, Mahfudz Siddiq, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan.
Pernyataan Mahfudz ini boleh dibilang cukup keras. Bukan apa-apa, di internal PKS, untuk menghormati orang yang lebih senior, biasanya dipanggil 'syekh'. Meski kadang-kadang ada
panggilan lain sesama kader loyal PKS, seperti akhi atau lainnya.
Mahfudz seolah menyindir Tifatul yang dalam beberapa kesempatan menyuarakan dukungan kepada kebijakan pemerintah, yang notabene disikat habis PKS.
(tor/rvk)











































