Puluhan Mahasiswa Mercu Buana yang tergabung dalam Front Indonesia Semesta (FIS), akhirnya berhasil dipukul mundur aparat kepolisian, saat menutup Jalan Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat. Terlihat aksi pemukulan dilakukan polisi terhadap mahasiswa.
Pantuan detikcom, Rabu (19/6/2013), sekitar puluhan Mahasiswa telibat dorong-dorongan dengan aparat kepolisian. Satu orang mahasiswa pun diamankan aparat kepolisian karena dianggap provokator.
Tidak terima rekannya ditangkap, puluhan mahasiswa itu pun meminta kepada Kapolsek Kembangan, Komisaris Herru Agus, melepaskan rekannya tersebut. Herru pun mendengarkan suara mahasiswa tersebut, akhirnya Bagus dilepaskan oleh petugas kepolisian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah dibebaskan, Bagus mahasiswa yang berhasil ditangkap, mengatakan akan menuntut kepolisian karena telah melakukan pemukulan. "Tadi saya dipukul dan saya akan laporkan ini ke Komnas HAM," ujarnya.
Menanggapi aksi pemukulan, Kapolsek Kembangan, Herru mengatakan tidak adanya aksi pemukulan yang dilakukan pihak kepolisian. "Tidak ada pemukulan, semua dikomandokan oleh saya. Anak buah saya tertib semua," ujarnya.
Pada pukul 16.30 WIB, puluhan Mahasiswa tersebut kembali ke Kampusnya. Sedangkan arus lalu lintas di Jalan Meruya Selatan, kembali lancar.
Puluhan Mahasiswa tersebut, berencana akan mensegel SPBU 34.11612 di Jalan Kembang Kerep, Kembangan, Jakarta Barat. Namun, hal itu sudah diantisipasi oleh aparat kepolisian, dan akhirnya mereka melakukan pemblokiran jalan.
(spt/gah)











































