"Dibubarkan dengan gas air mata," kata Kapolres Jakarta Pusat, Kombes (Pol) AR Yoyol saat dikonfirmasi, Selasa (18/6/2013).
Mahasiswa pun kocar kacir berlarian ke jalan perkampungan dekat kampus mereka. Polisi lanjut Yoyol juga menyita 10 bom molotov yang disiapkan pendemo. "Belum ada yang diamankan," ujarnya.
Pasca pembubaran pendemo, Jalan Diponegoro mengarah ke Salemba yang sempat diblokir kini sudah bisa dilewati kendaraan.
(nwk/fdn)











































