Polisi Pakai Heli dan Motor Trail Kejar Provokator Mamasa
Rabu, 20 Okt 2004 16:20 WIB
Jakarta - Guna mengejar pelaku kerusuhan di Mamasa, Sulawesi Barat, polisi mengerahkan 1 buah helikopter dan 15 motor trail. Hal ini terpaksa dilakukan mengingat medan yang sulit ditempuh dan komunikasi radio yang terbatas. Demikian penjelasan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Paiman seusai meninjau langsung lokasi konflik di Mamasa, Sulbar, Selasa (19/10/2004) bersama Kapolri Jendral Polisi Dai Bachtiar. "Hingga kini belum ada yang ditangkap. Ada 12 orang yang dikejar, mereka melarikan diri ke hutan. Sulitnya pengejaran disebabkan beberapa masalah seperti medan yang sulit, komunikasi radio yang susah. Untuk mengatasi hal tersebut sudah disediakan 1 buah helikopter dan 15 buah motor trail untuk melakukan pengejaran," jelas Paiman kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo No.3 Jakarta Selatan, Rabu (20/10/2004). Paiman mengatakan bahwa kepolisian setempat mengejar salah satu nama tersangka yang sudah diketahui identitasnya. Ia dikenal bernama AJ. AJ adalah salah satu dari 12 provokator massa untuk melakukan penyerangan. Paiman juga menegaskan bahwa situasi di Mamasa sudah kondusif. Polisi setempat sudah menggelar operasi mandiri yang melibatkan 362 personil polri ditambah 30% TNI. Sedangkan mengenai korban akibat konflik pemekaran wilayah, Paiman mencatat 3 orang tewas. Sebanyak 2 orang tewas akibat bentrokan. 1 orang balita juga menjadi korban akibat terjatuh dari gendongan ibunya saat terjadi bentrokan.
(dni/)











































