Jelang Sidang Cebongan, Kopassus Nyekar ke Makam Jenderal Soedirman

Jelang Sidang Cebongan, Kopassus Nyekar ke Makam Jenderal Soedirman

Bagus Kurniawan - detikNews
Selasa, 18 Jun 2013 17:20 WIB
Jelang Sidang Cebongan, Kopassus Nyekar ke Makam Jenderal Soedirman
Foto: Bagus Kurniawan/detikcom
Yogyakarta -

Sebanyak 27 anggota Kopassus Grup II berziarah ke makam Panglima Besar Jenderal Soedirman di Yogyakarta. Selain mengikuti tradisi menjelang bulan puasa, mereka juga berdoa untuk anggota Kopassus yang menjadi tersangka kasus tersebut.

Ziarah dilakukan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara Yogyakarta, Selasa (18/6/2013) pukul 15.00 WIB. Rombongan berangkat dari Markas Grup II di Kartosura Sukoharjo menggunakan bus dan dipimpin langsung Komandan Batalyon-21 Grup-2 Kandang Menjangan, Letkol Muhammad Aidi.

Setiba di TMP, rombongan disambut oleh beberapa perwakilan organisasi kemasyarakatan dan tokoh masyarakat Yogyakarta. Turut menyambut keluarga besar Jenderal Soedirman yang diwakili putranya H Teguh Soedirman dan cucu Jenderal Soedirman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rombongan menggelar doa bersama dan tabur bunga pusara Jenderal Soedirman dan Ibu Soedirman yang letaknya berdampingan. Doa bersama dipimpin KH Muhammad Jazir ASP.

Usai acara, Letkol Muhammad Aidi mengatakan sebanyak 27 anggota Kopassus grup II sengaja melakukan ziarah di makam Jendral Soedirman di bulan Sya'ban menjelang bulan puasa. Kegiatan ini juga untuk mengenang jasa-jasa Jenderal Soedirman terhadap Indonesia, terutama saat TNI berdiri.

"Meski hanya perwakilan saja, yang datang sekarang ini untuk ziarah adalah para prajurit yang muda-muda. Ini untuk mengenang jasa almarhum Pak Dirman sebagai seorang prajurit TNI," kata Aidi.

Aidi tak menampik jika ziarah dilakukan untuk memberikan dukungan moral dan jiwa solidaritas terhadap 12 anggota yang akan menjalni sidang di pengadilan militer. Soal hasil sidang, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada peradilan.

"Kita memohon agar mereka mendapatkan keringanan hukuman, meski tidak mungkin bebas sepenuhnya. Kita percayakan pada pengadilan saja," katanya.

Aidi menambahkan sampai saat ini belum mengetahui siapa saja dari prajurit Kopassus yang akan dipanggil untuk menjadi saksi. Kegiatan tersebut juga bukan semacam intervensi yang halus di masyarakat.

"Ini adalah solidaritas sesama prajurit satu korps, bukan teror. Kami datang tidak ada yang membawa senjata. Semata-mata ziarah saja," pungkas Aidi.

Sidang kasus LP Cebongan digelar di Pengadilan Militer II/11 Yogyakarta, Kamis (20/6) lusa. Sebanyak 12 anggota Kopasssus akan diadili dengan dakwaan membunuh 4 tersangka kasus pembunuhan anggota Kopassus, Sertu Heru Santosa, akhir Maret lalu.

(bgk/trw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini