Pantauan detikcom, Selasa (18/6/2013) sekitar pukul 14.30 WIB, 85 pendemo ini dikeluarkan bersama-sama dari Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Sebelumnya, mereka menjalani pendataan di ruang penyidik Subdit Keamanan Negara (Kamneg).
Dengan berbaris, mereka keluar meniti anak tangga Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Mereka lalu serentak menyanyikan lagu Indonesia Raya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat akan digiring masuk ke 3 unit Metromini, seorang mahasiswa kemudian menyampaikan pernyataan sikapnya atas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
"Kenaikan harga BBM sama saja telah menyengsarakan rakyat, karena tidak berperikemanusiaan dan perikeadilan serta telah mengkhianati amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 sehingga membawa dampak yang besar dengan menjamurnya kemelaratan di seluruh pelosok negeri," tutur seorang mahasiswa.
Setelah itu, mereka menaiki Metromini yang sudah disiapkan aparat kepolisian.
Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, total ada 88 orang yang diamankan usai demo di gedung DPR, Senin (17/6) malam kemarin. Tiga di antaranya merupakan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP), yang langsung dipulangkan ke orangtuanya masing-masing, pada malam itu juga.
"Mereka diamankan karena sudah waktunya bubar, tetapi mereka masih berunjuk rasa sehungga dilakukan penangkapan dan pendataan dan hari ini dipulangkan keseluruhannya," kata Rikwanto.
(mei/mok)











































