Prananda (43) menjadi ketua tim pemenangan Pilgub Bali. Di Pilkada Bali, PDIP mengusung pasangan Anak Agung Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan (PAS). Namun pasangan ini kalah tipis dengan Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta yang diusung partai koalisi.
Sedangkan Puan Maharani (39) menjadi ketua tim pemenangan untuk Pilgub Jawa Tengah. PDIP mengusung pasangan Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko. Ganjar-Heru berhasil mengalahkan pesaingnya, Bibit Waluyo-Sudijono dan Hadi Prabowo-Don Murdono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Kongres Bali 2010 lalu keduanya sama-sama dicalonkan sebagai wakil ketua umum. Hal ini sampai membuat Taufiq Kemas, sang ayah, marah. "Jangan adu domba anak-anakku," kata Taufiq kala itu.
Namun sejauh ini Puan yang paling menjulang karier politiknya. Sumber Majalah detik menyebutkan Puan disebut 'anak emas ayahnya'. Namun kini setelah Taufiq tiada, bursa penerus Mega sebagai ketum PDIP pun kembali misterius.
Karier cemerlang Puan di PDIP memang tak lepas dari dorongan Taufiq. Saat Kongres PDIP di Bali pada 2010 lalu, Puan berhasil duduk sebagai Ketua DPP PDIP Bidang Politik dan Hubungan Antar-Lembaga. Karier Puan juga mulus di DPR. Belum genap satu periode di DPR, Puan sudah duduk sebagai ketua Fraksi PDIP.
Laporan lengkap Satria Piningit Mega selengkapnya bisa dinikmati gratis di Majalah detik edisi terbaru.
(van/nrl)











































