Pada Selasa (18/6/2013), terlihat 2 polisi lalu lintas yang membersihkan pos polisi tersebut. Puing-puing sisa pembakaran itu dikeluarkan. Kaca-kaca yang berserakan di dalam pos polisi disingkirkan.
"Kalau perbaikan belum tahu kapan ini," kata bintara polisi yang melakukan pembersihan tersebut.
Pos polisi itu dirusak massa mahasiswa sekitar pukul 11.00 WIB, Senin (17/6). Massa yang berjumlah sekitar 50 orang datang dengan sepeda motor. Sesampainya di lokasi, lalu menghancurkan kaca-kaca, dan melemparkan bom molotov ke dalam pos polisi.
Api menghanguskan isi dan atap dalam pos polisi itu. Saat pos polisi dalam keadaan terbakar, massa kemudian meninggalkan lokasi.
Selain merusak pos polisi, massa yang berdemo karena menolak kenaikan harga BBM tersebut, juga merusak sejumlah lampu pengatur lalu-lintas di dekat pos polisi itu. Mereka pun memecahkan kaca-kaca lampu tersebut hingga hancur berantakan.
(rul/trw)











































