Senin (17/6/2013) pukul 22.20 WIB, aparat polisi dari Polres Jakarta Timur menembakkan gas air mata ke arah pendemo sebanyak belasan kali. Mahasiswa kemudian melawan dengan melamparkan batu ke arah poisi.
Pengendara motor yang berada di lokasi ikut terkena dampak semprotan gas air mata. Beberapa dari mereka mengeluhkan kondisi matanya yang perih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini aparat kepolisian masih terus berjaga di sekitar kampus. Sementara mahasiswa masih terus melakukan perlawanan dari dalam kampus.
(edo/slm)











































