Mahasiswa yang berasal dari Universitas Jaya Baya ini meminta diberikan waktu untuk berorasi selama 15 menit. Polsek Pulogebang yang menurunkan 20 personel ini memberikan waktu tapi dengan sejumlah syarat.
"Berdasarkan hasil negosiasi tadi setelah 15 menit berorasi mereka harus membubarkan diria. Jika tidak maka kami akan melakukan penangkapan karena waktu demo sudah lewat," kata Kapolsek Pulogadung, Kompol Hari Purnomo di lokasi, Senin (17/6/2013) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum membubarkan diri, mahasiswa sempat membakar ban dan membentangkan spanduk serta menutup jalan Ahmad Yani. Akibatnya arus lalu lintas di jalan tersebut khususnya dari Tanjung Priok ke Cawang menjadi sangat macet.
Kendaraan hanya bisa melewati jalur busway. Sementara jalur reguler digunakan mahasiswa untuk berorasi.
Mahasiswa juga sempat menghentikan satu mobil plat merah milik dinas pertamanan. Pengemudi mobil diminta turun dan mobil dengan bak terbuka tersebut digunakan sebagai panggung orasi.
"Tuntutan kami menolak keras kenaikan BBM dan adanya BLSM karena itu dapat dipolitisasi sehingga tujuannya tidak berjalan. Tak hanya kami dari Jayabaya saja, tapi di kampus-kampus lain pasti juga menentang," kata Rizal koordinator aksi dalam orasinya.
(slm/ndr)











































