Warga Tawuran, Seorang Polisi Luka, Warga Tertembak

Warga Tawuran, Seorang Polisi Luka, Warga Tertembak

- detikNews
Rabu, 20 Okt 2004 14:45 WIB
Jakarta - Seorang polisi terkena luka bacok dan seorang warga mengalami luka akibat tertembak saat terjadi tawuran warga di Jembatan Besi Bongkaran, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Kasus ini sedang ditangani polisi. Tawuran itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, Selasa (19/10/2004) malam. Tawuran terjadi antara warga RW 01 Kaliantar dengan warga Semeru, Grogol. Saat terjadi tawuran itu, anggota Polsek Tambora Aipda Marihot Simatupang yang berada di lokasi berusaha melerai tawuran itu.Tetapi, Marihot malah dikeroyok warga, sehingga terjatuh. Dia mengalami luka bacok di bagian tangan dan kepala. Lukanya cukup parah. Nah, saat akan menyelamatkan diri dari keroyokan warga, Marihot melepas tembakan sebanyak dua kali. Tembakan pertama diarahkan ke udara dan tembakan kedua mengenai salah satu warga yang mengeroyok, bernama Agus Sutrisno (22), warga Semeru Raya, Grogol, Jakbar. Setelah Marihot terluka dan Agus tertembak, tawuran pun berhenti. Agus yang luka parah akibat terkena tembakan di bagian perut dibawa ke RS Sumber Waras untuk segera mendapatkan perawatan. Sedangkan Marihot dibawa ke RS Pelni. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Tjiptono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl. Sudirman, Jakarta, Rabu (20/10/2004), menyatakan, kedua korban, baik Marihot dan Agus, sama-sama parah. Dan sampai hari ini, keduanya masih di RS. Terhadap kasus tawuran itu, polisi masih menyelidiki penyebabnya. Hanya saja, polisi sudah menyita 10 batang besi pipa dan 1 buah batu koral yang digunakan pada saat tawuran. Mengenai keberadaan Aipda Marihot, apakah sedang dinas atau tidak, menurut Tjiptono, hal itu juga masih diselidiki. "Masih diselidiki, apakah dia memang sedang dekat rumahnya atau dalam rangka dinas pengamanan," ungkapnya. Menurut dia, apa yang diakukan Marihot pada saat kejadian itu, termasuk melepaskan tembakan, sudah sesuai dengan tindakan kepolisian. Tindakannya juga bisa menertibkan tawuran antarwarga, sehingga tawuran bisa berhenti pukul 24.00 WIB. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads