Di Istana Presiden, Wartawan Tak Sebebas Dulu

Di Istana Presiden, Wartawan Tak Sebebas Dulu

- detikNews
Rabu, 20 Okt 2004 14:38 WIB
Jakarta - Wartawan kembali menapaki "masa suramnya" di Istana Kepresidenan yang baru. Tidak ada kebebasan seperti era Habibie, Gus Dur dan Mega lagi.Tidak boleh ada aksi mencegat narasumber di tengah jalan alias doorstop. Tidak boleh hilir mudik di kawasan Istana. Pokoknya, wartawan mesti ngendon di Press Room jika tidak ada kegiatan. Jika ternyata nantinya ada pejabat/tamu yang hendak ngomong, baru wartawan dipanggil beramai-ramai menuju lokasi jumpa pers yang diposisikan di lantai 1 kantor presiden.Ketika SBY mulai menginjak Istana Presiden, Rabu (20/10/2004), pembatasan itu sudah berlaku. Wartawan hanya diperkenankan mengambil gambar di awal kedatangan SBY dan rombongan. Setelah itu, wartawan dipersilakan "mengandang" ke Press Room.Dengan demikian, ada di mana SBY sekarang dan sedang apa, wartawan tidak ada yang tahu. Termasuk apakah saat ini memanggil calon menteri lagi atau tidak.Sementara, penjagaan Istana juga lebih ketat. Bila era Mega, tamu/wartawan hanya menjalani skrining keamanan di satu pos di Gedung Kaca, maka di era baru ini skrining dilakukan dua kali, yaitu di Gedung Kaca dan di sisi timur Istana Merdeka. (nrl/)


Berita Terkait