Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa IAIN Walisongo Lempar Batu ke Polisi

- detikNews
Senin, 17 Jun 2013 15:24 WIB
Semarang, - Unjuk rasa mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Walisongo Semarang diwarnai aksi lempar batu ke arah polisi. Aksi tersebut sempat membuat macet arus lalu lintas Jalur Pantura yang melintasi kampus IAIN Walisongo, Semarang.

Sekitar pukul 14.00 WIB, Senin (17/6/2013), mahasiswa keluar dari gerbang kampus sambil membawa kayu berupa altar kecil dan kursi. Mereka melemparkannya ke tengah jalan sehingga pengguna jalan menghentikan lajunya.

Tidak lama setelah itu sekitar 30 anggota polisi anti huru-hara datang dan berusaha menghentikan aksi tersebut. Namun karena mahasiswa tidak terima, aksi lempar batu pun terjadi.

Massa kemudian mundur ke balik gerbang kampus dan mengumpulkan barang-barang yang terbuat dari kayu. Sambil berorasi, sejumlah mahasiswa membakar benda-benda tersebut dan melemparkannya ke tengah jalan.

Melihat api yang berkobar itu, satu unit mobil water cannon diturunkan untuk memadamkan api. Karena tidak terima, mahasiswa kembali melempari polisi dengan batu.

"Kami akan melakukan aksi, bahkan sampai malam. Aksi ini untuk rakyat," teriak salah satu demonstran di depan kampus IAIN Walisongo Semarang, Senin (17/6/2013).

Koordinator lapangan, Amri Zaroiz mengatakan pihaknya sudah gerah karena aksi-aksi damai penolakan kenaikan harga BBM tidak pernah digubris. Oleh sebab itu mereka turun ke jalan dan melakukan aksi blokir jalur Pantura.

"Menaikkan harga BBM itu bukan solusi. Aksi damai kami tidak pernah digubris makanya kami lakukan aksi ini," pungkas Amri Zaroiz.

Akibat aksi tersebut jalur pantura Semarang-Jakarta sempat tersendat dari dua arah. Saat ini arus lalu lintas mulai normal karen mahasiswa mundur ke dalam kampus.

Sementara itu aksi unjuk rasa juga terjadi di jl Pahlawan di depan gedung DPRD Jateng. Sejumlah mahasiswa dan buruh melakukan aksi dengan memblokir jalan dan membakar replika pocong yang menyimbolkan presiden SBY. Saat ini di Jl Pahlawan masih berlangsung unjuk rasa dari massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

(alg/lh)