Kapolri Belum Tahu Adrian Waworuntu Akan Serahkan Diri
Rabu, 20 Okt 2004 14:05 WIB
Jakarta -
Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar mengaku belum tahu buron pembobol BNI Adrian Herling Waworuntu akan menyerahkan diri. Ditegaskan Kapolri, meski menyerah, Adrian tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. "Saya tidak dengar itu. Tapi terserah. Yang penting Adrian harus mempertangungjawabkan perbuatannya di Indonesia. Itu yang paling penting," kata Kapolri usai mengikuti pelantikan Presiden SBY di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/10/2004).Adrian,yang menjadi buron, Rabu (20/10/2004) ini tiba-tiba muncul salah satu stasiun TV swasta, RCTI. Dalam wawancaranya eklusif di Buletin Siang, Adrian menyatakan akan mendatangi Mabes Polri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Buron itu akan mendatangi Mabes Polri setelah tanggal 20 Oktober 2004. Kapolri menyatakan, sejauh ini polisi telah mendapat kepastian Adrian berada di Singapura. Polri juga telah melakukan koordinasi dengan Singapura untuk mendeportasi Adrian dari negara itu. Da'i juga mengimbau keluarga Adrian agar mau bekerjasama dengan kepolisian untuk memulangkannya ke Indonesia.
(iy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































