Mega Kirim Surat Soal Ketidakhadiran di Pelantikan SBY
Rabu, 20 Okt 2004 13:08 WIB
Jakarta -
Pimpinan MPR baru mengetahui kepastian ketidakhadiran Megawati dalam pelantikan SBY-Kalla sebagai presiden dan wapres pada Selasa (19/10/2004) malam lewat surat. Di dalam surat itu, Mega membeberkan alasan ketidakhadirannya. Menurut Ketua MPR Hidayat Nurwahid, surat Megawati itu diterimanya sekitar pukul 21.30 WIB. "Jadi, tadi malam, pukul 21.30 WIB, Ibu Megawati mengirimkan surat pemberitahuan mengenai ketidakhadirannya pada pelantikan SBY," kata Hidayat kepada wartawan seusai sidang pelantikan SBY di gedung MPR, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (20/10/2004). Dalam suratnya, kata Hidayat, Megawati menyatakan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas undangan MPR dalam pelantikan presiden dan wapres yang baru. Mega juga berterima kasih atas keinginan pimpinan MPR untuk menghadirkan tradisi yang baru dalam proses penggantian presiden. "Sedangkan alasan ketidakhadirannya, Ibu Mega dalam suratnya menyatakan, akan mempelajari aturan tersebut melalui media elektronik dengan pertimbangan kondisi politik yang ada untuk menghadirkan kondisi yang kondusif untuk kebersamaan," kata Hidayat. Dalam suratnya, lanjut Hidayat, Megawati juga berharap kepada presiden yang baru untuk bisa melaksanakan amanah rakyat dengan sebaik-baiknya. "Mega juga berpesan dalam suratnya agar SBY bisa melaksanakan amanah rakyat yang dipercayakan kepadanya," kata dia.
(asy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































