Hasyim Muzadi: Mega Tak Datang karena Alasan Psikologis

Hasyim Muzadi: Mega Tak Datang karena Alasan Psikologis

- detikNews
Rabu, 20 Okt 2004 12:21 WIB
Jakarta - Di mata Hasyim Muzadi, eks pasangan Mega dalam pilpres, Mega tidak menghadiri pelantikan SBY lebih karena masalah psikologis. Kasarannya, coba bayangkan jika Mega hadir: datang sebagai Presiden RI, pulang sebagai eks Presiden RI."Saya kira beliau dalam posisi mantan presiden tentu punya suasana psikologis yang berbeda. Kalau Bu Mega datang ke sini, itu masih sebagai presiden. Kemudian pulangnya tidak sebagai presiden," pendapat Hasyim Muzadi usai menghadiri pelantikan SBY sebagai Presiden RI di Gedung MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/10/2004).Menurut Hasyim, Mega berpendapat harus ada aturan yang jelas soal perlu tidaknya presiden yang digantikan menghadiri pelantikan suksesornya. "Maka menurut beliau, harus ada aturan jelas karena datangnya sebagai Presiden RI. Itulah karena dia mempertanyakan aturannya mana," tandas Hasyim.Hasyim mengaku hadir ke Gedung MPR sebagai ketua umum (ketum) PBNU, dan bukan sebagai eks cawapres. "Jadi saya tidak bisa tidak datang karena NU milik bersama dan harus menghindari konflik-konflik tarik-menarik kepentingan. Inilah perlunya pada waktunya calon harus nonaktif. Sekarang saya sudah kembali ke ketua umum PBNU, maka harus menggunakan paradigma dan ukuran dari PBNU," urai Hasyim.Bahkan sebelum pergi ke MPR pun Hasyim lebih dulu kontak Mega. "Baru tadi saya telepon Ibu Mega dan saya menyampaikan bahwa saya dapat undangan sebagai ketua umum PBNU dan saya akan hadir. Beliau tidak ada masalah," cerita pengelola Ponpes Al Hikam di Malang ini.Hasyim mengaku jauh hari sebelumnya pernah meminta Mega menghadiri pelantikan SBY. "Saya pernah meminta beliau untuk hadir, tapi saya tidak bisa memaksa karena pendapatnya juga tidak bisa disalahkan kalau pendekatannya yuridis formal. Yang bagus, kita tidak usah memperbesar itulah. Datang tak datang, toh RI jalan saja," demikian Hasyim Muzadi. (nrl/)


Berita Terkait