Kejadian bermula saat puluhan orang berebutan naik KM Putri II yang bersandar di pelabuhan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, Sabtu(15/6/2013) siang. Sehari sebelumnya, kapal ini mengirim BBM ke Plaju, Palembang.
Sambil membawa jeriken, warga berebutan mengambil bensin sisa pengiriman di lambung kapal. "Kami sudah melarang tapi warga tetap nekat," kata juru mudi KM Putri II, Saiful (28).
Sebagian warga berhasil mengambil bensin. Nahas bagi Ridwan, warga Lontong Pancur, Kecamatan Pangkalbalam, ini tertinggal di lambung kapal. Karena kesulitan menolongnya, warga menghubungi polisi.
Basarnas, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Polres Pangkalpinang melakukan evakuasi. Kondisi korban sudah lemas karena lebih banyak menghirup gas uap bensin.
"Kami sudah cari bantuan, tapi tidak tertolong," kata saudara Ridwan, Suharman (25).
(trw/nrl)











































