Pada Warga, Amin Mengaku Sebagai Penjual Es Tebu

Pabrik Narkoba di Rawa Buaya

Pada Warga, Amin Mengaku Sebagai Penjual Es Tebu

Taufan Noor Ismailian - detikNews
Jumat, 14 Jun 2013 17:29 WIB
Pada Warga, Amin Mengaku Sebagai Penjual Es Tebu
Jakarta - Polisi telah meringkus Amin (45), pemilik pabrik sabu dan ekstasi di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Pada warga sekitar, selama ini Amin mengaku sebagai penjual es tebu.

"Orangnya tertutup dan jarang keluar. Dia juga jarang ngobrol dengan warga sini," kata Heru, salah seorang warga di Kompleks Bojong Indah, Rawa Buaya, kepada detikcom, Jumat (14/6/2013).
Heru mengatakan, Amin sudah mengontrak selama 6 bulan di rumah tersebut. Menurutnya petugas menggerebek rumah itu pada pukul 08.00 WIB. "Dia sudah 6 bulan tinggal di rumah tersebut," katanya.

Saat ini rumah berpagar kawat ini sudah dipasangi garis polisi. Pagar rumah itu terlihat sudah kusam. Beberapa orang warga mencoba melongok ke dalam rumah pagarnya cukup tinggi ini. Beberapa tripleks terlihat dipasang di pagar sehingga menghalangi warga untuk melihat bagian dalam rumah itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolres Jakarata Barat Kombes Fadil Imron mengatakan, penangkapan Amin berawal dari diringkusnya AT di Jl Biak dengan barang bukti 800 butir pil happy five. Setelah diinterogasi AT mengaku mendapat barang haram itu dari pabrik ekstasi yang dikelola Amin di Rawa Buaya.

(/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads