"Kita ikhlaskan. Kita nggak akan menuntut," jelas putri almarhum Marwah, Khalifa yang ditemui di RS King Fahd di Jeddah, Saudi, Kamis (13/6/2013).
Khalifa menjelaskan, ibunya bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di Mekkah. Pada Minggu (9/6) dia datang dengan ditemani temannya untuk mengurus paspor.
"Ibu saya kena dorong, terus terinjak-injak," terang Khalifa.
Jenazah Marwah disalati Wamenkum Denny Indrayana dan Wamenlu Wardana serta Direktur Perlindungan WNI Tatang B Razak. Ikut juga Direktur Imigrasi Bambang Irawan. Marwah disalatkan di Masjid Alkhairiyah.
Selain Marwah, ada juga seorang WNI yang belum teridentifikasi. Jasadnya diantarkan pada Minggu malam. Belum diketahui apakah dia juga korban kerusuhan. Pihak KJRI masih memastikan identitas dan data-datanya.
Sementara itu, seorang pasien yang kritis, Anis sudah sembuh. Dia sudah sehat dan segera meninggalkan rumah sakit.
(ndr/)











































