"Airnya datang sangat cepat, jadi tidak bisa menyelamatkan,βkata Ibu Muryono (82), sambil menunjukkan rumahnya yang tergenang air, Kamis(13/6/2013).
Β
Ketua RW 06, Klitren, Yogyakarta, Suprabowo mengatakan, banjir paling parah terjadi di 2 RT yakni RT 25 dan 26. Sementara di RT lain tinggi air banjir sekitar lutut orang dewasa. Beberapa warga yang lansia harus dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi.
Β
βBaru kali ini banjir, sebelumnya belum pernah. Ini karena tanggul sungai Belik jebol, jadi air masuk ke perkampungan warga,βkatanya.
Β
Untuk mempercepat surutnya air, warga bergotong royong menyedot air dengan pompa air. Warga juga mendirikan dapur umum untuk meberikan bantuan pada warga lainya.
Β
Selain merendam rumah-rumah warga, hujan deras juga merendam beberapa ruas jalan. Seperti di JL Sultan Augung- JL Kusumanegara karena kali Mambu meluap, JL Laksa Adisucipto, JL Afandi Gejayan, dan beberapa ruas jalan lain banyak yang tergenang air.
(/)











































