"Kemarin malam, ada sepeda motor tamu yang dicuri di halaman parkir Pomdam. Orang-orang langsung mengejar. Tapi pencurinya enggak ketangkap," kisah Benny saat berbincang via telepon, Rabu (12/6/2013).
Benny berasumsi, masyarakat mengira bahwa pencuri sepeda motor tersebut adalah tahanan yang kabur dari sel. Kontan, pikiran masyarakat tertuju pada Prada Mart, si pembunuh sepasang ibu dan anak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Benny menegaskan, Prada Mart tetap meringkuk di sel tahanan Pomdam III/Siliwangi. Bahkan, Benny memastikan tangan dan kaki Prada Mart terikat kuat.
"Dia ditahan tersendiri. Tangan dan kakinya terikat rantai. Kalau yang divonis hukuman mati, aturannya begitu (terikat rantai)," kata Benny saat berbincang via telepon, Rabu (12/6/2013).
Benny menerangkan, Prada Mart berstatus tahanan titipan Pengadilan Tinggi. Beredarnya informasi soal Prada Mart kabur dari tahanan, hinggap ke telinga Benny. Ia pun langsung kroscek ke Pomdam.
(dnu/ahy)











































