Api di Pasaraya Blok M Padam, Asap Dikeluarkan Blower

Api di Pasaraya Blok M Padam, Asap Dikeluarkan Blower

- detikNews
Selasa, 19 Okt 2004 21:42 WIB
Jakarta - Petugas pemadam kebakaran sudah memadamkan api di Pasaraya Grande, Blok M, Jakarta Selatan. Asap yang masih terkepung di dalam gedung dikeluarkan dengan blower."Api padam seluruhnya pukul 20.30 WIB. Tapi asap tidak bisa keluar. Asap menyebar karena tidak ada cukup lubang ventilasi. Jadi harus ditarik dengan blower. Kita tinggal mengamankan agar tidak ada masalah susulan."Demikian kata Wakil Kepala Kantor Dinas Kebakaran DKI Jakarta Martono yang ditemui wartawan di lokasi kejadian jalan Iskandarsah Jakarta Selatan, Selasa (19/10/2004).Blower yang dimaksud berupa kipas angin berukuran raksasa. Ada 2 unit blower yang digunakan untuk mengeluarkan asap dari gedung. Keduanya dikirim ke lokasi secara terpisah dengan menggunakan 2 mobil.Menurut Martono, ada sekitar 180 petugas pemadam yang terlibat dengan menggunakan 30 unit pemadam kebakaran. Semuanya atas koordinasi Dinas Kebakaran DKI yang melibatkan seluruh Dinas Pemadam di Jakarta, kecuali Jakarta Utara.Sumber Api di Lantai B3"Titik api sudah ditemukan di pusat panel listrik yang terletak di basement tiga, yang merupakan ruang gardu listrik untuk menyuplai listrik ke seluruh gedung. Ada panel khusus di ruang listrik, diduga mengenai eskalator dan korslet," tuturnya.Dijelaskan Martono, api tidak merambat karena bangunan sudah didesain sedemikian rupa. Memang sempat dikhawatirkan api akan merambat, namun tidak terjadi.Sekadar tahu, semula api diduga berasal dari supermarket Hero yang berada di lantai basement satu. Sebab ruangan supermarket itu dipenuhi asap yang keluar dari lubang ventilasi AC."Alat sprinkle (keran penyemprot air otomatis di langit-langit) berfungsi dan masih bagus. Jadi sudah ada proteksi. Tapi tetap pemadaman api harus dibantu dari luar," ujarnya.Martono mengaku pihaknya tidak ada kesulitan mendapatkan sumber air untuk memadamkan api. Sumber air diperoleh dari hidran air yang ada di Pasaraya dan di jalan Iskandarsah."Kita hanya sempat kesulitan memadamkan api karena terhalang asap yang tebal. Tidak ada korban dalam peristiwa ini. Mudah-mudahan nggak ada. Petugas kami juga selamat saat bertugas," urainya.Sekitar pukul 20.45 WIB, bos Lativi Abdul Latief terlihat datang ke lokasi dan masuk melalui lantai dasar Pasaraya. Wartawan yang ingin mewawancarainya tidak diperkenankan masuk oleh petugas.Tak berapa lama, kru Lativi datang. Mereka mengaku hendak mengambil gambar untuk tayangan acara live 'Bang Yos Show' yang dijadwalkan pukul 22.00 WIB.Namun karena peristiwa kebakaran tersebut, acara dibatalkan. Para kru Lativi juga mengaku peralatan mereka tertinggal di lantai 9. Namun mereka tidak diperbolehkan masuk untuk mengambil peralatannya. Akhirnya mereka pun meninggalkan lokasi. (sss/)


Berita Terkait