Komplotan penculik yang diotaki pemilik rental mobil bernama Julkarnaen, tidak hanya menculik karywan bank bernama Ende. Kawanan ini juga menculik dan menyekap 8 korban lainnya di sebuah vila di kawasan Cisarua, Bogor, Jawa Barat.
"Masing-masing korban ada yang saling kenal, ada juga yang tidak kenal satu sama lainnya. Mereka bertemu di tempat penyekapan itu," kata Kasat Reskrim Polres Bekasi Kabupaten Kompol Dedy Murti kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/6/2013).
Dedy mengatakan, para korban ini pernah memegang mobil milik tersangka. "Sehingga mereka didatangi satu persatu, lalu dibawa dan dikumpulkan di satu tempat," ujar Dedy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua korban ditemukan dalam keadaan babak belur, dianiaya para tersangka," ujar Dedy.
Korban Wahyudin dijemput 13 tersangka di depan kantor Koperasi Sejahtera Bersama di Jl Raya Kalimalang, Jakasampurna, Bekasi Barat pada 4 Juni 2013 siang. Para tersangka membawa serta korban Ende yang dijemput sebelumnya di SPBU Kampung Dua Kranji, pada 3 Juni 2013.
"Korban dibawa ke tempat pencucian mobil di daerah Pasar Rebo, kemudian diborgol dan dianiaya dengan cara dipukuli wajah dan badannya, disuruh menggigit sendal dan difoto oleh tersangka," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto.
Kemudian, keesokan harinya pada 5 Juni, para tersangka menjemput korban Yani di Jl Permai, Koja, Jakarta Utara. Korban dibawa berputar-putar di daerah TMII dan akhirnya dibawa ke tempat penyekapan di vila.
Masih hari yang sama, korban Mastum, Masan, Somad dan Triyono diambil di Desa Satria Jaya, Tambun Utara dan korban Khairudin dijemput di Kalijaya, Cikarang Barat. Tujuh korban itu kemudian dibawa ke arah Puncak.
"Namun, sampai Cijantung, korban Wahyudin alias Riko dilepas karena sudah ditebus oleh keluarganya sebesar Rp 34 juta. Uang Rp 20 juta diambil tersangka Julkarnaen dan tablet korban diambil juga," kata Rikwanto.
Selanjutnya, Kamis, 6 Juni 2013 sore, korban Khotib dijemput tersangka di Rumah Makan Gareng, Kranji, Bekasi. Pada malam harinya, seluruh korban kemudian dibawa ke vila di Puncak, Bogor.
Para tersangka baru tertangkap pada Sabtu, 8 Juni 2013 di Villa Gelatik, Cisarua, Kabupaten Bogor, setelah sebelumnya dilaporkan oleh salah satu keluarga korban. Enam tersangka di sana berhasil ditangkap, sementara 8 lainnya buron. (mei/nal)










































