Ada Surat Suara Tercoblos Sebelum Hari H, Pilbup Maluku Tenggara Ditunda

Ada Surat Suara Tercoblos Sebelum Hari H, Pilbup Maluku Tenggara Ditunda

M Hanafi Holle - detikNews
Selasa, 11 Jun 2013 13:45 WIB
Ada Surat Suara Tercoblos Sebelum Hari H, Pilbup Maluku Tenggara Ditunda
Ilustrasi/dok detikcom
Ambon - Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara (Maltra) tak berjalan mulus. Lima kandidat memboikot pilgub dan memblokade kantor KPUD. Mereka menemukan ada kecurangan karena surat suara dicoblos sebelum waktunya.

Pilbup Maltra digelar hari ini. "Kami terpaksa memboikot karena ada 32 peti suara yang sudah dicoblos oleh pendukung kandidat lain," ujar calon wakil bupati, Wardatu Uar, kepada detikcom via ponsel, Selasa (11/6/2013).

Pasangan Longginus Sangur-Abdur Rasid Wakanubun, HM Thaher Hanubun-Gabriel Habel Hukubun, Samuel Resubun-Muti Matdoan, Josep Renmeuw-Wardatu Uar, dan Yosep Sikteubun-Dzulkifli Rettob, menandatangani pernyataan boikot. Tim gabungan dari KPU Maluku Tenggara, Panwaslu, Polri, dan TNI tengah menyelidiki kasus tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua KPU Maluku Idrus Tatuhey mengatakan perusakan kotak-kotak suara diduga dilakukan pada Senin malam (10/6) hingga Selasa dini hari. Karena situasinya tidak memungkinkan, Pilbup Maltra ditunda untuk sementara.
 
"Di-pending karena hari ini berjalan bersamaan dengan Pemilihan Gubernur dan Wagub Maluku," tegas Idrus.

Situasi di Maltra dilaporkan tegang. "Banyak polisi dan tentara yang berjaga-jaga, terutama di kantor KPUD," kata Jhon Renwarin, tokoh pemuda Maluku Tenggara.

Jhon menyesalkan adanya perusakan kotak suara dan meminta pihak KPUD dan polisi untuk mengusut tuntas perusakan dan pencoblosan kertas suara sebelum pelaksanaan pilbup. Dia melihat sendiri sekitar pukul 10.00 WIT, sebanyak 32 peti atau kotak suara baru dibawa ke TPS.

"Padahal pelaksanaan pencoblosan sudah berlangsung sejak pukul 08.00 WIT," kata Jhon.

(han/trw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini