Massa mulai berdatangan ke lokasi sekitar pukul 13.00 WIB, Senin (10/6/2013). Anggota FPI yang mengenakan baju putih-putih itu berdatangan dengan menggunakan sepeda motor. Massa menyesaki separuh Jalan Jenderal Sudirman yang mengarah ke Blok M. Tidak hanya itu, massa juga memarkirkan motornya di jalanan sehingga menambah kemacetan.
Kendaraan-kendaraan yang melintas di lokasi dari arah Jalan Gatot Subroto dan Semanggi pun tersendat. Laju kendaraan pun harus diperlambat lantaran massa berjejer di jalan sambil membentangkan sejumlah spanduk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, massa juga menuntut agar kepolisian membebaskan ustadz, laskar dan aktivis yang ditangkap pada saat demo di Alam Sutera, Serpong, Tangerang, Kamis lalu. "Bersihkan institusi Polri dari oknum budak kompeni jahat," tegas orator.
Demo ini terkait sengketa lahan seluas 2,2 hektar yang diklaim milik seorang warga bernama Ronah yang kini diduduki oleh pengembang perumahan Alam Sutera, PT Alfa Goldland Reality.
"Aksi ini aksi sadar kita untuk ingatkan polisi jangan berpihak pada preman, jangan jadi antek-antek penguasa," ujar Albain, pengacara FPI dalam orasinya.
Dalam aksinya ini, massa membawa sejumlah spanduk yang antara lain berisi 'Hey Polisi, kenapa Ustadz dan Habib kau pukuli, sementara preman dibiarkan'. Hingga saat ini aksi demo masih berlangsung dalam pengamanan sejumlah aparat polisi.
(mei/nal)










































