"Kami baru saja selesai melakukan pertemuan dengan pihak Kemlu dan kepala polisi setempat. Disepakati hari ini akan dibuka pelayanan penyerahan 5.000 dokumen yang telah siap dengan deployment 100 polisi akan mengamankan," terang Direktur Perlindungan WNI Kemlu Tatang S Razak saat dikonfirmasi detikcom, Senin (10/6/2013).
Menurut Tatang, insiden kerusuhan aksi pembakaran di sekitar Gedung KJRI dan pelemparan batu pada Minggu (9/6) memang di luar perkiraan. Antrean ribuan orang, juga ada oknum WNI yang berperilaku tak terpuji membuat suasana menjadi tak terkendali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun juga akan melihat situasi dan kondisi, dan jika tidak memungkinkan maka pelayanan tidak akan dilakukan. Hingga saat ini KJRI Jeddah telah melayani 48.260. Jumlah tersebut akan terus bertambah," tutup Tatang.
(ndr/mad)










































