"Kita akan ikuti terus kelanjutannya. Tentunya Bapak Presiden dari sumber apapun akan ikuti apa yang terjadi," ujar Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional, di Istana Negara, Senin (10/6/2013).
Faizasyah belum mendapat laporan resmi mengenai jumlah korban akibat kerusuhan tersebut. Sepengetahuannya korban sementara berjumlah satu orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudah ada imbauan dari keamanan diplomatik setempat tidak dilakukan pelayanan karena kondisi tidak kondusif. Di dalam kondisi seperti itu banyak kebingungan, ketidaknyamanan, seharusnya dapat diantisipasi.
"Yang saya ikuti, kita mundur sedikit, bahwa dari awal pelayanan pemerintah terhadap TKI atau mereka yang sedang mengupayakan proses pemutihan dilakukan secara terorganisir dengan baik. Laporan pelaksanaan disampaikan secara berkelanjutan oleh menlu," paparnya.
Instruksi presiden, lanjut Faizasyah, sudah dilakukan sejak 6 Juni 2013 dengan mengirim tim untuk meninjau dan mengevaluasi kegiatan pemutihan tersebut.
"Tanggal 6 dikirim tim untuk melihat, evaluasi pelaksanaan kegiatan. Tentunya ini semua dilakukan atas instruksi presiden kepada jajaran terkait termasuk kemenlu," imbuhnya.
(ega/lh)










































