Teleconference SBY di Pekanbaru Juga Gagal
Selasa, 19 Okt 2004 17:33 WIB
Pekanbaru - Teleconference presiden terpilih SBY dengan Gubernur dan tokoh masyarakat Riau, gagal. Gambar bisa diterima, namun suara dari Pekanbaru tidak diterima SBY. Tak lama kemudian, siaran itu pun padam. Acara teleconference diadakan di Gedung Juang, Jl Sudirman Pekanbaru, Selasa (19/10/2004). Hadir dalanm acara itu Gubernur Riau Rusli Zainal serta sejumlah tokoh masyarakat di Pekanbaru. Tidak terlihat begitu antusias untuk bisa berdialog langsung dengan SBY. Buktinya saja, tak lebih dari 30 orang yang menghadiri acara tersebut. Kota Pekanbaru merupakan daerah kedelapan yang semestinya mendapat giliran. Sekitar pukul 13.45 WIB, merupakan waktu untuk Riau bisa berdialog atau menyampaikan pesan singkat ke SBY. Tapi sayang, baru saja mendapat giliran, suara dari Pekanbaru tidak bisa diterima SBY. Selain terjadi gangguan dalam suara, tak lama televisi tersebut berwarna gelap dan langsung padam. Spontan acara ini pun bubar. Namun demikian, Gubernur Riau Rusli Zainal kepada wartawan mengaku tidak kecewa kendati terjadi gangguan teknis. Sebab hal yang sama juga terjadi di Batam, Papua dan Aceh."Bukan ditempat kita saja yang gagal teleconference, sejumlah daerah lainnya juga mengalami yang sama," kata Rusli.Lantas apa yang ingin disampaikan Gubernur Riau bila tidak terjadi gangguan teknis dalam tersebut? Menurut Rusli, dia hanya ingin menyampaikan pada SBY agar Riau selaku daerah penghasil minyak terbesar mendapat perhatian khusus."Hal itu sangat dimungkinkan, selaku daerah penghasil Migas, di Riau masih tercata 45 rakyatnya hidup dalam garis kemiskinan. Jadi wajar saja, pada pemimpin negara kita yang sekarang ini, kita meminta perhatian khusus untuk Riau selaku penyumbang devisa terbesar di Indonesia," kata Rusli.
(nrl/)











































